Showing posts with label Kumpulan Tips Harian. Show all posts
Showing posts with label Kumpulan Tips Harian. Show all posts

Tuesday, December 9, 2008

Tips Kerokan

1 comments
Semoga bermanfaat untuk persiapan di musim penghujan sperti sekarang.

Saat tubuh anda terasa demam, kepala pusing, badan lunglai, kadang disertai gejala flu, mungkin anda sedang terkena penyakit lokal yang disebut Masuk Angin. Jika anda manusia modern, maka usaha pertama adalah dengan mencari obat-obatan ke apotik atau toko obat.

Tapi ketika obat-obatan sudah tidak mampu lagi mengobati sakit anda, cobalah pengobatan alternatif yang sudah dipercaya selama berabad-abad oleh nenek moyang kita, kerokan atau kerikan (selanjutnya akan disebut kerokan). Jika anda sudah pernah melihat sendiri, kerokan adalah hal yang sangat mudah dilakukan, akan tetapi jika anda belum, artikel berikut diharapkan akan membantu anda.

Alat dan Bahan:

Untuk memulai kerokan, alat yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut:

1. Zat penghangat, bisa berupa balsem gosok, remason atau minyak kayu putih. Alternatif lain adalah menggunakan minyak tanah (serius, jaman dulu pakai ini), tapi ngantri untuk mendapatkannya hanya akan menambah pasien. Untuk anak kecil (balita) sebaiknya gunakan bawang merah.

2. Koin untuk pengerok. Sebaiknya gunakan uang Rp 100 lama, 100 kuningan (yang katanya ada campuran emas), atau 500 kuningan. Hindari menggunakan koin yang berbahan alumunium (koin mata uang baru), karena memiliki sisi yang tajam. Penggunaan koin mata uang asing tidak disarankan, karena carinya susah (*hayyyah*). Kecuali jika anda tinggal di luar negeri.

3. Tissue, atau lap untuk membersihkan koin saat kerokan.

4. Tempat yang bersih, lapang, dan nyaman untuk berbaring.

5. Sarana hiburan: televisi, radio, atau i-pod. Jika tidak ada, majalah atau koran juga bisa.

Algoritma kerokan:

A. Persiapan Kerokan

1. Usahakan tubuh korban pasien dalam keadaan bersih. Kalau masih bisa berdiri, usahakan mandi terlebih dahulu.

2. Pasien ditidurkan telungkup, usahakan dalam posisi senyaman mungkin.

3. Aktifkan sarana hiburan, hal ini akan sangat membantu mengurangi kebosanan saat mengerok/dikerok. HP tidak perlu dimatikan.

4. Diagram koin saat melakukan kerokan adalah sebagai berikut :

*W = V x Ø*

Ket:
W : gaya tekan tangan
V : kecepatan gerak
Ø : sudut koin

B. Proses Kerokan

1. Untuk mempersiapkan tubuh, agar tidak kaget saat dikerok, usapkan minyak gosok ke punggung terlebih dahulu.

2. Mulailah mengerok dari punggung kanan, diawali dari 4-5 cm sebelah kanan tulang belakang ke arah luar. Arah pengerokan mengikuti tulang rusuk, menghasilkan garis melengkung.

3. Koin agak ditekan, jangan terlalu kuat dan jangan terlalu lemah, yang sedang-sedang saja. Lakukan berulang-ulang dengan arah yang sama. Jika dalam 10-15 kali kerok warna berubah menjadi merah, berarti pasien benar-benar sedang sakit. Sedangkan jika tidak, sebaiknya hentikan saja, karena hanya akan menyiksa pasien (lecet-lecet) .

4. Lanjutkan dengan bagian kiri yang sejajar dengan kerokan yang dilakukan di nomer 3.

Keterangan: saat kerokan ini, kadang-kadang daki terkumpul di ujung koin. Gunakan tisu atau handuk untuk membersihkannya.

5. Ulangi langkah 3 dan 4, sekitar 2-3 cm dibawah kerokan sebelumnya. Usahakan tetap pada daerah diantara tulang rusuk. Begitu seterusnya sampai ke bawah.

C. Setelah Kerokan

1. Usapkan lagi minyak gosok ke punggung, gunakan handuk untuk membersihkan sekaligus memijat punggung.

2. Minumlah minuman yang hangat, atau kalau bisa makan bubur kacang ijo dan STMJ.

3. Gunakan baju yang hangat dan nyaman. Jika anda belum bisa membuat bubur kacang ijo.

4. Rendam kaki dengan air hangat.

5. Tidur

Tips:

1. Jangan terlalu sering kerokan, karena dapat menimbulkan kecanduan (kerokan addiction syndrom).

2. Hindari menggunakan pakaian dengan punggung terbuka setelah kerokan. Karena orang-orang akan Watch Your Back!

3. Jika anda punya modal, bukalah usaha "SPA dan KEROK", sepertinya akan diminati oleh wanita modern yang suka pakai baju minim.

4. Jika sakit berlanjut, hubungi dokter. Jangan hubungi saya!

Kiat Agar Tahan Lama Di Ranjang

0 comments
KapanLagi.com - Bagaimana cara menambah ukuran, kekuatan dan stamina untuk ereksi? Tentu ini jadi pertanyaan yang berlangsung terus-menerus bagi kaum pria. Ada perlakukan yang tiada akhir, berbagai obat-obatan juga peralatan, yang mengklaim mampu membantu memompakan volume. Selain itu, beberapa solusi yang berbeda dengan cara menggunakan teknik menahan air juga ditawarkan. Namun pada kenyataannya, kita diberkati dengan apapun yang telah diberikan Tuhan pada kita. Jadi kita semua boleh berupaya dengan memaksimalkan apa yang telah kita miliki. Berikut kami berikan beberapa tips realistis di bawah ini, dimana ada beberapa usaha yang mesti Anda lakukan agar dapat mendapat ereksi maksimum. Tips berikut bisa jadi cara mudah saat Anda bercumbu rayu, dan siap melakukan hubungan seks. Dengan perlakukan yang tepat Mr P dapat melakukan penjelajahan, dan Anda bukan hanya sekedar jadi pria yang mampu melakukan 'sekali gerakan.'

Makanan yang Bagus

Menumbuhkan ereksi secara besar-besaran merupakan masalah bagi tubuh Anda. Darah dan horomon menafsirkan nutrisi yang bermanfaat. Jadi nutrisi yang bagus merupakan kunci untuk mendapatkan seks berlipat ganda. Karbohidrat, bermnafaat untuk membangun balok energi, yang esensial. Seksual kita membutuhkan makanan karbohidrat dan beragam dari jenis ini. Pasta dan roti merupakan sumber karbohidrat penuh. Anda juga perlu mengkonsumsi zat besi setiap hari. Zat besi merupakan bahan vital dalam testosterone, cairan air mani dan sperma. Anda dapat menemukan sumber mineral ini dari seafood, kacang polong dan kacang-kacangan. Atau untuk lebih praktisnya Anda dapat membeli suplemen zat besi.

Hidari makan berlebih sebelum melakukan hubungan seks. Jika Anda makan malam berdua, jangan menyantap menu makanan dari daging dan minum anggur plus makanan penutup, setidaknya jika Anda berencana melakukan hubungan seks setelah acara makan malam. Usahan menyantap makanan sejam sebelum melakukan hubungan seks supaya proses pencernaan berjalan dengan sempurna.

Posisi Yang Tepat


Posisi dalam melakukan hubungan seks dimana pihak pria yang berada di atas - seperti posisi missionary dan doggy style - memberikan keuntungan lebih pada pria, lantaran posisi ini memacu aliran darah dan memberikan ereksi yang tahan lama dan kuat. Jadi jangan lakukan posisi dimana wanita di atas pada sesi awal hubungan seksual. Sentakan gravitasinya akan mengeluarkan aliran darah dari ereksi Anda. Posisi wanita diatas juga membuatnya mengendalikan gerakan, jadi juga dan ini bisa membuat pria kehilangan kontrol yang lebih baik pada penetrasi.

Kurangi Kepekaan Agar Tahan Lama


Cara klasik untuk mengurangi kepekaan berlebih adalah menggunakan kondom. Tapi jika Anda tak ingin menggunakan kondom saat melakukan hubungan intim dengan pasangan, Anda dapat mencoba cara lain. Sesekali keluarkan Mr P dari Ms V saat Anda merasa akan mencapai klimaks. Trik ini berguna untuk mengalihkan pikiran Anda sejanak untuk menghindari ejakulasi terlalu awal, namun tak mengurangi kekuatan ereksi.

Atur Pengobatan Yang Sedang Anda Jalani

Pengobatan untuk beberapa penyakit seperti depersi, phobia social, OCD, dan kegelisahan saat ini biasa digunakan oleh doketr. namun, pengobatan semacam ini bisa mengakibatkan sulitnya ereksi. Jika Anda mengkonsumsi obat semacam ini, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan Anda tidak mendapat resep berlebih, yang mengakibatkan matinya kehidupan seksual Anda.

Simpan Kekuatan

Jangan membuat diri Anda kelelahan di sesi awal saat melakukan hubungan intim. Terlalu lelah disesi awal dapat mengakibatkan ereksi jadi lembek. Jadi ukur bats kekuatan Anda.

Tak Perlu Gugup

Terlalu gelisah dan gugup justru dapat membuat ereksi Anda melembek. Namun sayangnya, seks seringkali berhubungan dengan hasil yang menggelisahkan, jika itu terkait dengan image tubuh yang negatif. Seperti saat Anda pertama kali melakukan hubungan seksual dengan pasangan, sudah tentu Anda dihantui kegelisahan. Sebaiknya temukan cara untuk membuat diri Anda merasa nyaman jika Anda dihinggapai rasa gugup saat hendak melakukan hubungan seksual.

Latihan


Lakukan latihan perut. Gerakan ini memiliki andil dalam membantu otot perut Anda mempertahankan ereksi. Selain itu, dengan postur tubuh yang bagus percaya diri Anda semakin bertambah. Selian latihan perut, Anda juga bisa melakukan latihan kegel untuk Mr P. Meski hal ini tak terbukti dapat memperbesar ukurannya, tetapi bisa membantu mempertahankan ereksi berlangsung lebih lama.

Jangan Merokok Dan Minum Beralkohol Berlebih


Merokok membuat sirkulasi darah jadi buruk, dan saat Anda ingin melakukan hubungan seksual, sangat dibutuhkan aliran darah yang lancar. Jadi jika Anda ingin kehidupan seks yang selalu panas, ini sebuah alasan kuat untuk menghentikan kebiasaan merokok. Minum minuman beralkohol terlalu banyak juga berpengaruh pada prostate Anda.

Apapun resepnya, sebenarnya pola hidup sehat juga akan memberi kemampuan luar biasa dalam kehidupan seksual Anda. Selamat mencoba!

Saturday, December 6, 2008

Tujuh “Dosa” Perempuan Soal Belanja

0 comments
Mau tahu mengapa niat berlibur keliling Eropa, liburan dengan kapal pesiar atau membeli apartemen belum terwujud? Ini penyebabnya.

Dosa 1
Belanja ‘Balas Dendam’
Akhir-akhir ini Anda bekerja lebih keras dari sebelumnya. Lembur hampir setiap malam. Pikiran Anda tercurah untuk urusan pekerjaan di kantor. Di saat seperti ini, Anda merasa layak untuk menghadiahi diri sendiri. Menurut Jean Cathzky, saat membeli sesuatu bagi diri sendiri untuk alasan ini, kita cenderung membelanjakan sedikit lebih banyak daripada dalam keadaan normal.

Solusi:
Ada kok cara lebih hemat untuk menghadiahi diri sendiri. Misal, acara melakukan meni-pedi di salon mewah yang menghabiskan uang, bisa diganti dengan mengundang teman-teman dan melakukan ritual meni-pedi di rumah. Lebih hemat dan menyenangkan.

Dosa 2
Belanja Dalam Keadaan Terdesak
Anda akan menghadiri pesta malam ini. Anda butuh baju baru untuk tampil prima di acara pesta. Anda tidak punya banyak waktu untuk memilih barang yang murah dan bagus. Begitu Anda tertarik dengan atasan bagus, Anda langsung membelinya, tanpa melihat harga.

Solusi:

Anda bisa tampil cantik tanpa perlu membeli pakaian baru. Manfaatkan dong, teman atau saudara Anda. Jika koleksi baju teman atau saudara cukup banyak dan bagus, enggak salah kok, sesekali meminjam pakaian mereka. Atau, siasati dengan cara lain. Daripada membeli pakaian baru, lebih baik Anda membeli aksesori yang dapat menunjang pakaian lama Anda. Harga sebuah kalung etnik pasti lebih murah dibandingkan harga dress bertali spagheti.

Dosa 3
‘Lapar Mata’
Niat semula Anda hanya ingin cuci mata. Namun, nafsu Anda tak tertahankan begitu melihat baju seksi itu turun harga hingga 50%. Jadi, tanpa pikir panjang Anda langsung membelinya. Tak tanggung-tanggung Anda membeli dua sekaligus dengan warna berbeda. Anda merasa telah berbelanja bijak karena berhasil mendapatkan barang-barang itu setengah harga.

Solusi:
Bukanlah hal yang bijak jika Anda membeli suatu barang yang tidak Anda butuhkan. Memang, baju itu mungkin menarik di mata Anda, tapi apakah Anda yakin itu akan Anda pakai? Jangan-jangan baju itu bernasib sama dengan teman-temannya yang hanya memenuhi isi lemari Anda di rumah. Jadi, biarpun barang itu turun harga, jika Anda tidak membutuhkannya sebaiknya lupakan saja.

Dosa 4
Berbelanja kala merasa sedih
Bagi sebagian perempuan, pelarian saat patah hati yang tidak merusak adalah belanja. Ini ada benarnya. Karena secara psikologi dan psikiatri, belanja memicu aliran deras dopamin ke otak. Aliran itulah yang dirasakan ketika Anda jatuh cinta. Berbelanja juga bisa mengaktifkan endorfin. Dengan kata lain, tindakan berbelanja biasanya membuat orang merasa lebih baik.

Solusi:
Daripada masa ‘berkabung’ Anda dihabiskan di mal, mengapa Anda tidak alihkan ke gym? Olahraga dan belanja, keduanya sama-sama mengaktifkan endorfin yang membuat rasa bahagia, bukan?

Dosa 5
“Jika Teman Punya, Mengapa Saya Tidak?”
Teman-teman Anda mempunyai boot baru, masak Anda tidak punya? Rekan di kantor baru saja membeli kacamata hitam besar dengan mode yang up to date, dan Anda merasa perlu untuk memilikinya.

Solusi:

Anda boleh berkompetisi dalam hal belanja, namun, alangkah baiknya jika yang Anda kompetisikan adalah tujuan yang lebih besar. Misal, Anda berkompetisi untuk membeli apartemen, mobil, atau liburan. Atau Anda bisa saja berkompetisi dalam hal mencari barang-barang vintage yang sama bagusnya dengan barang teman Anda, namun dengan harga lebih miring. Lebih bijaksana, bukan?

Dosa 6
Belanja Pengusir Bosan
Anda merasa bosan dan ingin sesekali menikmati kesenangan. Makanya Anda makan siang di resto mewah, membeli dress baru dan berbelanja barang-barang printilan yang sebenarnya tidak Anda butuhkan.

Solusi:
“Oke, Anda boleh melakukan itu, tapi gunakan uang tunai,” kata Penelope Joye, managing director of Financial Planning di www.superwoman.com. Pasalnya, ketika Anda menggunakan kartu kredit, Anda tidak akan sadar berapa banyak uang yang keluarkan untuk membelanjakan barang-barang itu. Tapi kalau menggunakan uang tunai, Anda bisa membatasi diri. Anda akan berhenti ketika uang di tangan telah habis.

Dosa 7
Terperangkap Sikap Perfeksionis
Anda tidak cukup dengan hanya membeli tas baru. Tapi, Anda merasa butuh membeli barang-barang lain untuk menyesuaikan dengan tas baru itu. Ya, Anda merasa perlu membeli sepatu, anting, pakaian, yang senada dengan tas.

Solusi:
Anda perlu memberi batasan dalam berbelanja. Misal, Anda bisa menganggarkan dana setiap bulan untuk memenuhi keinginan Anda itu. Berhentilah jika dana yang Anda anggarkan telah habis. Anda bisa berbelanja lagi di bulan berikutnya dengan anggaran baru. Selain itu, kurangilah pos-pos yang Anda anggap kurang penting, misal, acara ngopi-ngopi, nonton, makan di luar, dan sebagainya.

dikutip dari Kompas.com



Etiket Bisnis, Lain Ladang Lain Belalang

4 comments
Cara kita membawakan diri tak bisa dipungkiri ikut menentukan kemajuan karir. Bahkan, bagi seorang pebisnis, mengetahui etiket bisnis menjadi hal yang ikut menentukan keberhasilan negosiasi. Sopan dan menjaga ucapan serta tindakan merupakan asas dasar yang dipatuhi secara universal.

Dalam hal etiket bisnis berlaku pepatah lain ladang lain pula belalang. Nancy Mitchell dari The Etiquette Advocate, AS, menceritakan pengalaman salah satu kliennya yang berasal dari AS yang terlambat mengetahui etiket yang berlaku di negara lain.

Suatu ketika dalam kunjungan bisnisnya ke Beijing, Cina, ia diundang makan malam oleh rekan bisnisnya, pada malam pertama kunjungannya. Berdasarkan pengalamannya, ia mempelajari sebaiknya kita tidak membicarakan bisnis dalam pertemuan pertama dengan calon rekan bisnis. Maka ia pun menghadiri jamuan makan malam dengan percaya diri dan asyik berbincang mengenai budaya Cina dengan sang tuan rumah.

Si tamu asal AS itu dengan sopan menyantap makanan yang terhidang di depannya, bahkan menghabiskannya meski perutnya sudah kekenyangan. Namun, di akhir acara tuan rumah meninggalkan lokasi acara dan hanya memberikan salam perpisahan dengan dingin.

Keesokan harinya, dari rekan kerjanya yang juga orang Cina, tahulah si tamu bahwa menghabiskan seluruh makanan yang dihidangkan tuan rumah, berarti tidak sopan. Bagi orang Cina, hal itu berarti hidangan yang mereka suguhkan kurang mengenyangkan tamunya.

Karena itulah, mempelajari budaya dan etiket yang berlaku di suatu tempat sangat penting. Berikut etiket lain yang perlu diketahui:
- Jangan memberikan hadiah jam kepada orang Cina karena jam disimbolkan sebagai kurang beruntung atau kematian seseorang.

- Hindari memberi hadiah pisau kepada orang Jepang karena bisa diartikan sebagai putusnya hubungan dengan si penerima hadiah.

- Di Selandia Baru, mengucapkan salam perjumpaan bisa dilakukan dengan cara menggosok atau menyentuh hidung.

- Seperti juga yang berlaku dalam budaya kita, jangan pernah bersalaman menggunakan tangan kiri dengan orang-orang dari negara Timur Tengah karena dianggap kurang sopan.

- Bila Anda bekerja di Jerman dan kebetulan berulang tahun, maka Anda harus berinsiatif mengadakan perayaan ulang tahun dengan mengundang rekan-rekan kerja yang lain.

Sumber : careerbuilder

Hidup dari Gaji ke Gaji

1 comments
Bila Anda termasuk orang yang menunggu-nunggu datangnya hari gajian agar pundi-pundi uang di rekening terisi, Anda tak sendirian. Hampir separuh karyawan, menurut survei yang dilakukan oleh careerbuilder.com, hidup hanya mengandalkan gajinya.
Ketika ditanya soal tabungan, mayoritas menjawab tidak punya, bila ada yang punya, sebanyak 34 persen menjawab jumlah tabungannya tak sampai 100 dollar AS. Sementara itu dua dari tiga karyawan yang disurvei mengaku setiap bulannya membuat anggaran pengeluaran, tapi 19 persen menjawab sering tidak cukup menutupi biaya sehari-hari.

Yang mengherankan, bukan hanya karyawan yang bergaji pas-pasan saja yang merasa tak punya kesejahteraan finansial. Mereka yang bergaji cukup besar pun mengaku di akhir bulan, dana di kantong hanya pas-pasan. Gambaran tersebut tampaknya juga banyak dialami oleh mayoritas karyawan di Indonesia.

Untuk memiliki keuangan yang sehat, sudah saatnya Anda memeriksa ke mana “larinya” gaji yang selama ini diterima. Berikut beberapa faktor pengeluaran yang perlu dievaluasi.

Utang
Melunasi utang merupakan salah satu kewajiban yang perlu dipenuhi setiap bulannya agar Anda tidak tercekik oleh bunga utang yang tinggi. Namun, bila pengeluaran Anda lebih besar untuk membayar utang, coba diingat kembali mengapa Anda sampai berutang. Bila total utang Anda terlalu besar, bisa jadi penghasilan kita tak akan cukup untuk membiayai pengeluaran lain. Idealnya, total seluruh utang kita tidak melebihi dari 30 persen penghasilan.

Biaya kecil-kecil
Pos pengeluaran untuk membayar cicilan angsuran, serta belanja bulanan, mungkin sudah dimasukkan dalam anggaran pengeluaran Anda. Tapi jangan lupa untuk memasukkan pengeluaran yang sifatnya kecil-kecil, seperti membeli majalah atau koran, membeli snack di kantor, ke salon, beli CD, dan sebagainya. Meski jumlahnya kecil tapi bila dikumpulkan dananya besar juga. “Buatlah anggaran belanja lalu tulis dengan rinci semua pengeluaran tiap bulan. Bandingkan, pasti ada yang membuat Anda kaget,” kata Lisa R.Featherngill, konsultan finansial.

Makan di luar

Salah satu alasan mengapa kita sering tak bisa menyisihkan uang untuk ditabung adalah terlalu sering makan di luar. Sebenarnya bila kita mau sarapan dan makan malam di rumah, pasti uang tak akan cepat habis begitu saja.

Namun, selalu ada hal yang jadi alasan untuk memboroskan uang dalam hal makanan. Jalanan macet, bangun kesiangan dan tak sempat membuat sarapan, atau jam meeting molor, dan masih banyak lagi penyebab kita lebih suka jajan di luar. Sesekali mungkin tak mengapa, tapi hitung berapa uang yang kita habiskan tiap bulannya untuk pos pengeluaran tersebut.

Tak punya dana darurat
Penghasilan bulanan seharusnya memang digunakan untuk membiayai pengeluaran bulanan, sedangkan untuk pengeluaran yang sifatnya tak terduga atau tidak rutin, ambillah dari dana darurat. Karena itulah, buatlah pos pengeluaran untuk dana darurat ini yang jumlahnya minimal tiga kali jumlah biaya pengeluaran Anda. Taruhlah dana ini dalam rekening agar Anda bisa dengan cepat mengambilnya saat dibutuhkan. Dengan cara ini, pengeluaran Anda tak akan terganggu oleh pengeluaran tak terduga.

dikutip dari Kompas.com


 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com